LIGA INTERNASIONAL
Brussel Kehilangan Hak Menjadi Salah Satu Tuan Rumah Piala Eropa 2020
08 Desember 2017 08:15 WIB
berita

NYON - Brussel telah kehilangan haknya untuk menjadi tuan rumah beberapa pertandingan Piala Eropa 2020 karena tertundanya perkembangan Eurostadium yang baru dan empat pertandingan yang awalnya akan dimainkan di sana dipindah ke Stadion Wembley di London, kata UEFA pada Kamis.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan keempat pertandingan itu akan menjadi tambahan pada dua semifinal dan final yang telah diagendakan untuk dimainkan di stadion nasional Inggris.

Turnamen 2020 akan dimainkan di 12 kota di seantero Eropa, dan bukannya hanya satu atau dua negara tuan rumah, sebagai salah satu cara untuk merayakan 60 tahun penyelenggaraan kompetisi ini.

UEFA juga mengumumkan bahwa Stadio Olimpico Roma akan menjadi tempat berlangsungnya pertandingan pembukaan.

Pembangunan Eurostadium di Brussel mengalami penundaan-penundaan yang mencakup aplikasi-aplikasi untuk izin konstruksi dan lingkungan.

"Kami mendiskusikan dengan Brussel untuk kurun waktu yang panjang dan mereka tidak mampu memberikan semua dokumentasi kepada kami. Hari ini, kami tidak tahu apakah mereka dapat membangun stadion atau tidak," kata Ceferin kepada para pewarta.

"Mereka masih belum memiliki sejumlah dokumen... Mereka tidak mengharapkan keputusan sampai Januari dan mereka tidak tahu apakah itu akan ya atau tidak." "Para ahli dari administrasi (kami) merasa bahwa merupakan risiko tinggi bagi UEFA untuk menunggu. Jika jawabannya tidak, menemukan stadion baru akan menjadi masalah untuk kami." Koen De Brabander, ketua eksekutif Asosiasi Sepak Bola Belgia, mengatakan dalam pernyataan bahwa mereka telah melakukan segalanya untuk menahan keputusannya.

"Absen dari Piala Eropa 2020 bukan berarti pukulan mematikan untuk rencana-rencana stadion kami," ucapnya. "Kami tentu saja memerlukan stadion baru berkapasitas 45.000 orang dan kami berharap menteri-menteri yang kompeten akan memberikan izin pada Januari maka stadion untuk abad 21 ini akhirnya dapat dibangun di negara kami." UEFA juga membagi kota-kota tuan rumah dalam beberapa pasang, di mana masing-masing pasangan berbagi pertandingan di grup yang diberikan.

Organisasi sepak bola itu berkata bahwa Grup A akan dimainkan di Roma dan Baku, Grup B di St Petersburg dan Kopenhagen, Grup C di Amsterdam dan Bukarest, Grup D di London dan Glasgow, Grup E di Bilbao dan Dublin, dan Grup F di Munich dan Budapest.*

Sumber: Antara

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.