UMUM
LADI Gelar Sosialisasi Anti Doping di Larantuka
07 Desember 2017 14:24 WIB
berita
Sosialisasi anti-doping oleh LADI di Larantuka - Foto/Istimewa

LARANTUKA - Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mengelar kegiatan sosialisasi anti doping. Sosialisasi terselenggara atas kerja sama dengan Kemenpora di Larantuka, pada Selasa-Rabu 5-6 Desember 2017.

Dalam acara sosialisasi itu banyak muncul pertanyaan mendasar tentang doping. Hal itu mengindikasikan masih terbatasnya pengetahuan masyarakat olahraga di Kabupaten flores Timur terkait doping. 

Direktur Analisis Sampel LADI, dr. Junaidi, menyatakan pentingnya para pelatih, pengurus, hingga KONI, memahami apa itu doping. Dengan begitu bisa menghindarkan atlet dari kemungkinan terkena doping. Para pelaku olahraga juga harus memahami proses dan mekanisme pengawasan anti-doping dari LADI.

Sangat disadari pemahaman terhadap doping masih terbatas. Perlu upaya lebih banyak dan masif untuk mengedukasi dan memberi sosialisasi kepada masyarakat. Hal itu khususnya buat masyarakat olahraga. 

Kegiatan sosialisasi seperti di Larantuka ini menjadi salah satu upaya LADI agar masyarakat olahraga Indonesia jauh lebih memahami mengenai doping. Sebab kurangnya pemahaman mengenai memberi hambatan.

Salah satunya adalah beberapa pihak terkait seperti pengurus, pelatih, atau yang lainnya, masih berupaya menghambat proses pengambilan sampel kepada atlet.  

Padahal, dalam peraturan anti-doping dunia (WADA) dan peraturan anti-doping Indonesia, dinyatakan penolakan pengambilan sampel kepada atlet, membuat atlet otomatis dinyatakan positif doping.

Sosialisasi seperti ini juga dilakukan di beberapa daerah lain di Indonesia. Kegiatan itu masih kerja sama dengan Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kemenpora.*
 

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.