TOP FEATURE OLIMPYC
Lompat dari Puncak Gunung, Mendaratnya di Pesawat
06 Desember 2017 04:21 WIB
berita
Fred Frugen dan Vince Reffet - TopSkor/Istimewa

Terbang seperti burung dan masuk ke dalam badan pesawat, begitu yang dilakukan oleh dua orang pemberani asal Prancis, Fred Frugen dan Vince Reffet. Diawali dengan BASE Jumping dari puncak Gunung Alpine, mereka melayang untuk menuju ke arah pintu pesawat jenis Cesna yang terbuka.

Aksi mereka direkam oleh tim Red Bull dan diunggah ke Youtube. Siapa sangka, aksi heroik melompat dengan menggunakan wingsuit,  yang direkam dalam video berdurasi 2 menit 22 detik itu telah disaksikan sedikitnya tiga juta pasang mata dunia. Fugen dan Reffet menyebut diri mereka sebagai Soul Flyers.
 
Sementara, Reffet menilai aksi yang ia lakukan bersama Frugen terasa aneh untuk dilakukan. Ini keren tapi juga sangat aneh," kata Reffet. "Kami biasa melompat dari pesawat, tapi di sini Anda harus masuk ke dalamnya. Anda jatuh dan tiba-tiba tidak ada udara lagi. Itu sangat emosional bagi kami karena kami bekerja keras untuk mewujudkannya."

Kedua pria bernyali besar itu mengaku bahwa sedikitnya membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan untuk melakukan lompatan dari ketinggian 4.000 meter guna masuk ke dalam badan pesawat . “Misi ini dinamakan Door in the Sky dan dengan percobaan lebih dari 100 kali 20 diantaranya berhasil,” ucap Frugen.

Demi menyelesaikan misi yang menimbulkan decak kagum itu Reffet rela untuk melukai tulang rusuknya ketika berlatih. Berhasil melewati pintu pesawat yang terbuka namun badannya terbentur dengan keras ke badan pesawat. Begitulah yang dialami lelaki 33 tahun itu. 

Tak hanya Frugen dan Reffet yang merasakan kegembiraan ketika sukses melakukan aksi menakjubkan, bahkan pilot Philippe Bouvier merasakan hal yang sama. “Ketika kami sukses menjalankan misi mereka bersorak sorai di dalam pesawat,” tutur Frugen. Kendati begitu, aksi ini bertujuan untuk memberi penghormatan kepada rekan senegaranya, Patrick De Gayardon, yang juga pernah melakukan hal serupa ketika Patrick berusia 20 tahun.*Dedhi Purnomo/CR10

 


 

n
Penulis
nana sumarna