TOP FEATURE OLIMPYC
Suksesnya Wanaka Climbing Menggapai Puncak Ikonik
02 Desember 2017 04:25 WIB
berita
Wanaka Never Seen Tower in India - TopSkor/Istimewa

Empat pendaki Wanaka Climbing menerima penghargaan dari Canterbury Mountaineering Club, setelah berhasil menaklukkan Never Seen Tower, di Lembah Miyar, Himachal Pradesh, India. Empat pendaki itu adalah Llewellyn Murdoch, Alisson Swintz, Dave Shotwell, dan Nick Cradock. Ekspedisi itu dilakukan pada Juli lalu. Never Seen Tower adalah puncak setinggi 5.700 meter dari permukaan laut. Memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan diselimuti salju.
 
Atas keberhasilannya itu, Wanaka Climbing menerima penghargaan dari Canterbury Mountaineering Club pada 24 November lalu. Para pendaki Wanaka sedikitnya telah menghabiskan waktu enam pekan untuk  menaklukkan Never Seen Tower. Never Seen Tower kali pertama ditaklukkan oleh tiga pendaki asal Italia, Massimo Marcheggiani, Leone Di Vincenzo, dan Alberto Miele pada September 1992 silam. 
Salah satu pendaki,  Murdoch mengatakan bahwa sangat terbantu dengan adanya Cradock yang ikut mendaki bersamanya. Pasalnya, Cradock memiliki banyak pengalaman serta  pengetahuan tentang rute pendakian gunung yang berada di India tersebut. Saat itu, mereka mendaki di saat India sedang mengalami musim salju.

“Cradock sangat membantu kami memecahkan masalah pendakian,” kata Murdoch. "Salah satu kunci pendakian kami adalah mengambil celah waktu untuk memanjatnya. Kami tidak mencoba mendaki dengan cepat karena memiliki kendala pada suhu. Saat itu cahaya tidak benar-benar tidak terang.”

Tak hanya itu, Murdoch pun mengatakan bahwa salah satu temannya, Swintz tidak ikut menikmati indahnya puncak Never Seen Tower lantaran memiliki rasa trauma saat mendaki . Swintz mengaku bahwa ia dan murdoch pernaha melakukan ekspedisi di mana seorang pendaki yang berpetualang bersamanya mengalami kecelakaan.

“Bagi saya, ini adalah tentang bersikap baik terhadap diri sendiri dan menghadapi trauma yang saya alami. Saya terlalu takut untuk terus maju,” kata Swintz.  “Saya mengambil keputusan dan itu bagus. Namun, ini tetaplah kesuksesan bersama. Mereka sangat menerima keputusan saya dan merasa nyaman untuk terus melanjutkan perjalanan."*Dedhi Purnomo/CR10 

 

n
Penulis
nana sumarna