ASIAN GAMES 2018
INASGOC Perkuat Kontrak 3 Sponsor Utama Asian Games 2018
12 Oktober 2017 23:47 WIB
berita
Masyarakat berfoto dengan latar Asian Games 2018 di Monas. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

JAKARTA - Dengan semakin dekat pelaksanaan Asian Games 2018, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 Jakarta-Palembang (INASGOC) memperkuat kontrak kerjasama dengan tiga sponsor utama pesta olahraga bangsa Asia yang akan digelar, 18 Agustus – 2 September tahun depan.

Penguatan kerjasama dengan Tissot, 361°, dan SsyangYong Information & Communication Corporation (SICC) merupakan bagian dari adendum, atau perubahan pasal dalam host city contract (HCC) antara tuan rumah dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA). Terlebih tiga sponsor utama tersebut merupakan mitra dari OCA.

Jika 361° dan SsyangYong Information & Communication Corporation (SICC) sudah sejak awal tahun mengikat kerjasama dengan INASGOC, maka Tissot baru pekan ini mencapai kesepakatan dengan panitia penyelenggara Asian GAmes 2018.

“Kerjasama dengan Tissot, sebagai official timekeeper dari Swiss, lalu 361° yang merupakan perusahaan apparel olahraga asal China, serta Ssangyong dar Korea menunjukkan perhatian yang besar dari para sponsor terhadap Asian Games 2018. Terlebih ajang kali ini yang untuk kali pertama berlangsung di dua kota. Jadi dari sisi marketing, Asian GAmes 2018 ini sangat luas jangkauannya dan ditambah jumlah penduduk yang besar di Indonesia,” jelas Ketua Pelaksana INASGOC, Erick Thohir di Jakarta.

Tissot yang akan merayakan 20 tahun berkiprah di Asian Games sejak pertama kali terlibat di ajang ini pada tahun 1998 akan menjadi pencatat waktu resmi di cabang-cabang olahraga terukur, seperti atletik, renang, balap sepeda, dan banyak lagi. Selain itu, Tissot akan terpampang pula di papan pencatat skor pada semua arena pertandingan.

“Keterlibatan kami di Asian Games 2018 menandakan sebuah dedikasi pada setiap prestasi olahraga yang tercatat di ajang ini. Kami terus berkomitmen di Asian Games, termasuk di Asian Games 2022, Hangzhou karena ajang ini terus merefleksikan semangat Tissot dengan sempurna melalui keberagaman dan dinaminasi yang ada di Asian GAmes 2018,” ujar Tissot President, François Thiébaud.

Sementara itu, 361° akan menjadi sponsor resmi untuk seragam, sepatu, dan asesoris seluruh panitia pelaksana, delegasi teknis, volunter, dan tenaga pelaksana lapangan serta kompetisi Asian Games 2018. Produk 361° terlibat sebagai sponsor resmi ajang multi event ternama di benua Asia sejak pelaksanaan Asian GAmes 2010 di Guangzhou, Universiade 2011 Shenzhen, Asian Beach Games 2012 Haiyang, Youth Olympic Games 2014 Nanjing, dan terakhir di Asian Games 2014 Incheon, Korsel.

“Kerjasama dengan INASGOC akan makin memperluaskan pengaruh dan promosi produk kami, tak hanya di Indonesia, tapi juga di Asia. Asian Games 2018 akan diikuti 45 NOC, sehingga kami merasa bangga menjadi bagian di dalamnya. Kami juga senang Asian GAmes 2018 ini melibatkan banyak orang karena akan berlangsung di dua kota yang berbeda,” ujar Jun Ling, General Manager 361°.

Sedangkan kesepakatan antara INASGOC dengan SICC merupakan lanjutan dari penanda tanganan spesific agreement antara SICC dengan INASGOC-OCA yang dilakukan pada Maret 2017 lalu di Jakarta. Sebelum itu, pada 16 November 2016, SICC telah menanda tangani nota kerjasama, atau Master of Service Agreement (MSA) dengan INASGOC di Jakarta dihadapan OCA yang saat itu diwakili oleh Vinod Tiwari, Director of International & NOC Relations OCA.

INASGOC mengikat SICC untuk menjamin ketersediaan sistem informasi yang terintegrasi di Asian Games 2018 sehingga tak akan kalah dengan ajang-ajang sebelumnya. Apalagi SICC punya track record dalam menjalankan Asian GAmes Information Service (AGIS) di ajang serupa sebelumnya.

AGIS merupakan otak dari Asian Games 2018 yang berisi seluruh informasi tentang jadwal dan hasil pertandingan, venue pertandingan, catatan rekor terkini, profil atlet serta negara peserta, jadwal siaran langsung, sistem transportasi, dan lainnya. Segala hal yang disajikan AGIS sangat berguna bagi pengakses, baik itu media cetak/elektronik/online, maupun broadcast yang membutuhkan data-data secara cepat.

“Ini sebuah kehormatan bagi kami karena bisa terlibat di Asian Games 2018. Kami sangat antusias dan siap implementasikan sistem informasi tentang Games yang diterapkan pada Olympic Winter Games Pyeongchang yang digelar pada Februari 2018, ke Asian Games 2018 Jakarta Palembang yang berlangsung pada bulan Agustus. Sudah pasti jaminan tehnologi terkini yang lebih canggih, aman, dan terintegrasi akan hadir mendukung kesuksesan di Asian Games 2018. Selain itu ada banyak teknisi Indonesia yang terlibat sehingga terjadi transfer teknologi,” ujar CEO SICC, Chang Ki Kim.

SICC yang memulai kiprahnya di Olimpiade Seoul 1986 dengan menangani sistem manajemen informasi dan operasional event tersebut, hingga kini memiliki track record mengoperasikan sistem informasi pertandingan ajang multi event yang beragam. Antara lain, Piala Dunia 2002 Korsel-Jepang, Asian Games 2006 Doha, Commonwealth Games 2010 New Delhi, Youth Olympic Games 2010 Singapura, IAAF World Championships 2011 Daegu, Asian Winter Games 2011 Kazakstan, Olimpiade 2012 London, Asian Indoor & Martial Games 2013 Incheon, dan Asian Games 2014 Incheon.***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87