LIGA 2
Ini Komentar Kas Hartadi Usai Kalteng Putra Lolos ke 8 Besar Liga 2
12 Oktober 2017 20:44 WIB
berita

SURABAYA – Kalteng Putera mampu memenangi laga laga pamungkas Grup C Babak 16 Besar Liga 2 2017, Kamis (12/10/2017). Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kalteng Putra mengejutkan Persebaya dengan skor tipis 1-0. Tak hanya menghasilkan tiga poin, namun juga mengusung Kalteng Putra ke puncak klasemen sekaligus lolos ke babak 8 Besar.

Kalteng Putra mengumpulkan poin 11. Persebaya yang sebelumnya sudah memastikan tiket ke babak 8 Besar ada di peringkat ke-2 dengan nilai 9. Persigo Semeru FC yang juga memiliki nilai 9 di peringkat ke-3 karena kalah head to head dengan Persebaya. Dan PSBS Biak di posisi buncit dengan 2 poin. 

Sesuai dengan bagan yang dirilis oleh operator, Juara Grup C akan bergabung bersama peringkat 1 Grup A yakni Persis Solo dan PSMS (peringkat 2 Grup B). Satu slot tersisa menunggu kepastian peringkat 2 Grup D yakni antara Martapura FC ataupun PS Mojokerto Putra yang baru dapat ditentukan besok.

“Masih ada banyak pekerjaan rumah kami sebelum bertarung di 8 Besar. Namun yang pasti kami tak gentar berada satu grup dengan Persis Solo dan PSMS Medan,” ungkap pelatih Kalteng Putra, Kas Hartadi, Kamis (12/10/2017). Dikatakan mantan pelatih Sriwijaya FC ini, kekuatan tim-tim di Liga 2 adalah seimbang. 

Oleh karenanya, dia menyebut faktor kerja keras dan kekompakan tim akan lebih menentukan. Ini, lanjutnya, karena memang kualitas tim tidaklah berbeda jauh satu sama lain. 

Dan jika memang nanti Kalteng Putra harus bermain di Stadion Manahan, Solo yang kemungkinan akan menjadi tuan rumah babak 8 Besar, dia juga menyebutnya tidak masalah. “Kami akan kembali ke Palangkaraya lebih dulu untuk membenahi sejumlah evaluasi dan kemudian kembali bertempur di 8 Besar,” tegas Kas Hartadi.

Pada laga lawan Persebaya tadi, gol semata wayang Kalteng Putra lahir dari kaki striker Rivaldi Bawuo di menit ke-76. Sepanjang  90 menit laga, sebenarnya Kalteng Putera lebih banyak bertahan dibandingkan serangan yang terus mengalir dari Persebaya. Namun sejumlah peluang emas  tuan rumah ternyata tak mampu dikonversi menjadi gol.*

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.