LIGA 1
Suporter PSMS Militer Mengamuk, Ini Penjelasan Pangkostrad Edy Rahmayadi
12 Oktober 2017 20:25 WIB
berita
Edy Rahmayadi - Foto: TopSkor/Ari DP

JAKARTA - Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi akhirnya angkat suara terkait kerusuhan yang terjadi usai pertandingan Persita Tangerang vs PSMS Medan di Stadion Persikabo, Kab. Bogor, Rabu 11 Oktober 2017 sore.

Seperti diketahui kerusuhan itu melibatkan personel TNI yang kebetulan datang menonton jadi suporter PSMS. Tampak banyak suporter berambut cepak menghajar pendukung Persita, yang usai pertandingan turun ke lapangan.

Akibatnya banyak pendukung Persita terluka, bahkan ada yang sampai meninggal dunia karena pendarahan otak. Korban itu meninggal dunia pada Kamis 12 Oktober 2017.

"Sudah pasti akan saya hukum. Akan saya hukum. Iya, itu kebanyakan memang dari Kostrad. Ada juga yang dari masyarakat," kata Edy Rahmayadi, yang juga Ketua Umum PSSI itu seperti dikutip dari Republika.

Masih menurut Edy Rahmayadi banyak juga suporter PSMS, termasuk personel TNI itu, yang juga menjadi korban. Ada sekitar suporter PSMS dari kalangan militer yang mengalami luka di bagian kepala.

"Suporter ini yang prajurit-prajurit dilempari sampai bocor kepalanya. Ini yang akan saya cari tahu apa persoalannya," kata Edy Rahyamadi.

"Untuk sementara ini saya tidak akan mengizinkan prajurit (suporter militer) untuk masuk ke dalam stadion," Edy Rahmayadi, menambahkan.*Ari DP

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.