FORMULA 1
Lewis Hamilton Kibarkan Bendera Perang di GP Suzuka
05 Oktober 2017 21:31 WIB
berita
Lewis Hamilton siap bertempur dengan Sebastian Vettel

SUZUKA - Lewis Hamilton mengibarkan bendera perang. Grand Prix (GP) Formula 1 Jepang jadi medannya. Dia siap bertempur dengan Sebastian Vettel untuk mendapatkan gelar driver keempat.

Lewis Hamilton unggul 34 poin dari pesaingnya di pacuan F1 musim ini. Pembalap Mercedes itu koleksi 281 poin hasil 7 kali juara. Vettel yang menggeber Ferrari empat kali podium pertama membawa 247 poin.  

Pembalap Inggris itu mengatakan siap menghadapi perang menjelang Grand Prix Jepang akhir pekan ini. Tapi, Hamilton mengatakan sekarang dia tidak tahu apakah mobilnya akan melaju dengan baik.

Hamilton berada di urutan kedua di Malaysia pekan lalu karena Mercedes lebih lambat dari pada Red Bull dan Ferrari.

Vettel pulih dari posisi terakhir di grid untuk finis keempat, namun masih kalah jauh, setelah tersingkir di tikungan pertama pada GP sebelumnya di Singapura.

Itu telah membuat Hamilton berada dalam posisi kuat untuk mengklaim juara dunia untuk kali keempat. Namun dia dan kepala motorsport Mercedes, Toto Wolff tidak senang dengan penampilan tim terakhir kali.

Sekarang Hamilton ingin berada dalam kondisi puncak untuk mendekati gelar di Suzuka.

"Masih dalam musim ini saya tidak tahu di mana mobil itu akan berjalan baik, di mana akan menjadi hebat - seperti Silverstone - atau di mana itu akan menjadi perjuangan nyata seperti Malaysia atau Singapura," kata Hamilton.

"Yang harus saya lakukan adalah memastikan saya sehat, fokus, tepat waktu, mengerti mobil dan saya telah melakukan studi saya. Pada dasarnya bersiap untuk perang," lanjutnya.

"Itulah yang saya coba lakukan, pastikan setiap akhir pekan saya siap sebaik mungkin."'

Wolff menyebut Mercedes musim ini sebagai 'diva' setelah GP Monaco. Namun Hamilton memiliki interpretasi sendiri dan percaya bahwa ia memiliki banyak kesamaan dengan mobilnya.

"Aku tidak bilang itu diva. Toto menambahkan. "Saya tidak tahu apakah saya memiliki kata yang bagus seperti itu. Bukan itu diva. Bodoh, tapi keren karena saya keras kepala."

"Saya dan mobil memiliki banyak kesamaan, karena memiliki potensi besar tapi tidak selalu ingin melakukan apa yang Anda katakan untuk dilakukan. Itu cara terbaik untuk menggambarkannya."

Sementara itu, Vettel mulai tersendat di Malaysia setelah masalah mesin.  Dia tidak dapat mengatur waktu di babak kualifikasi. Dia juga terlibat dalam insiden aneh di akhir balapan saat dia dan Williams dari Lance Stroll bertabrakan di lap dingin.*Suryansyah

 

news
Penulis
Suryansyah