TOP FEATURE OLIMPYC
Memburu Tembok dan Celah dengan BMX
09 Agustus 2017 04:25 WIB
berita
Sebastian Keep - TopSkor/Istimewa

PARKOUR dengan BMX? Sebut saja demikian. Menggabungkan dua olahraga ekstreme tersebut pernah dilakukan para bikers. Tapi, yang dilakukan Sebastian “Bas” Keep berbeda. Bukan soal bagaimana bergerak dari satu medan ke medan yang lainnya seperti dalam parkour melainkan tentang presisi atau ketepatan mengendari BMX-nya melalui celah di antara bangunan dan jalan raya.

Keep, 33 tahun, yang asal Inggris, memang sudah dikenal sebagai BMX Pro. Pria yang juga bagian dari Red Bull ini menjadikan beberapa sudut di jalan raya sebagai tantangannya. Tantangannya adalah melompat dari jembatan layang dengan BMX-nya, meluncur dengan kemiringan 90 derajat, lalu mengayuh lagi ke titik berikutnya.

Beberapa titik tersebut seperti tempat parkir di sebuah gedung perkantoran, atau di jalan yang memiliki celah sempit dan di bawahnya terhubung dengan jalan. Keep melakukan aksinya di Croydon, London. Di celah-celah wilayah padat inilah Keep “masuk” dengan BMX-nya, menempatkan dirinya dalam kemiringan 90 derajat. “Walls” demikian nama aksi ini. Dan, dia tidak melakukannya sendiri.

Untuk aksi seperti ini, dibutuhkan kerja tim. Hampir satu tahun proyek “Walls” ini digarap. Dari tim yang mencari lokasi, mengukur ketinggian, sampai membuat landasan yang dipersiapkan untuk Keep. Bukan hanya satu landasan melainkan mencapai delapan landasan sesuai dengan rute dari tantangan ini. Dalam prosesnya, tidak jarang, timnya mendapatkan komplain, termasuk dari petugas keamanan sekitar.

“Mereka bertanya apa yang kalian lakukan?” kata Keep, menjelaskan proses tersebut. “Tidak ada cara lain bagi kami untuk menjelaskannya. Dan, pertanyaan itu selalu terulang di beberapa tempat yang kami tentukan sebagai titik aksi,” dia menambahkan.

Meski sudah meminta izin kepada pemerintahan kota terkait soal proyek ini, namun tetap saja dia dan timnya masih harus menjelaskan kepada petugas di lapangan. Aksi ini memang terkoneksi dengan sarana umum seperti jalan raya, tempat parkir, hingga rumah (apartemen) warga. Karena itu, di hari H-nya, tim sudah melakukan blokade jalan.

“Saya sendiri sudah mempersiapkan diri berbulan-bulan agar fisik dan mental saya siap,” kata Keep, tersenyum. Hasilnya, Keep memang berhasil ia menaklukkan berbagai tembok-tembok di celah-celah wilayah Croydon dengan BMX-nya. Namun, semua itu dia lakukan setelah melakukan latihan serius dan dengan dukungan rekan setimnya.*Irfan Sudrajat

n
Penulis
nana sumarna