TOP FEATURE RACING
Touring Rasa Off Road Bukit Cidahu
06 Agustus 2017 19:26 WIB
berita
Rombongan Nilam Touring Permata Depok

CIDAHU - Menyisir selatan kota Sukabumi, Jawa Barat, menjadi pilihan destinasi yang menarik. Terlebih setelah sepekan berkutat dengan rutinitas yang bikin kepala penat. Seru-seruan di Bravo Camp--kemping sesungguhnya--di Cidahu bisa menjadi obat penawar.

Dengan sepeda motor beriringan dari Kota Depok, Sabtu (5/8), rombongan Nilam Touring Permata Depok, pimpinan Dani Pujiantoro, bertolak ke Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 29 orang dengan berbagai merek kendaraan melintasi jalan sejauh 80 km. EO Mariono mematok Rp 350 ribu/orang untuk ongkosnya, termasuk untuk penginapan dan makan 4 kali sehari di Bravo Camp.

"Kami santai saja tidak perlu ngebut. Usahakan kondisi motor benar-benar sehat, sehingga kita sampai tujuan dengan selamat. Rombongan dibagi 4 tim dengan masing-masing dikomandoi seorang korlap," kata Dani sebelum berangkat.

Batu Tapak atau camping ground yang terletak di kawasan hutan lindung bukit Cangkuang, tepatnya Desa Cidahu di kaki Gunung Salak, Sukabumi - Jawa Barat, jadi tempat tujuan. Turing yang mengasyikkan, membuat petualangan kali ini sangat menyenangkan. Butuh waktu sekitar 4 jam untuk mencapai tujuan. Itu pun dengan santai, kendaraan tak perlu digeber.

"Kami istirahat di tiga titik untuk menjaga perfoma kendaraan dan rider," ujar Ramadano, tim mekanik rombongan.

Cantiknya pemandangan sepanjang jalan meringankan beban yang dibawa para rider. Setelah melewati Kebon Raya Bogor, rombongan singgah di diklat pesantren Al Azhar, Palalangon Kabupaten Bogor.

"Dari sini kalau malam hari kita bisa melihat kota Sukabumi. Udaranya sangat sejuk meski memasuki musim panas," kata Soebur Kurniawan, kepala pesantren Al Azhar.

Menurut Soebur perjalanan menuju Cidahu dari Papalangon tak lebih dari 10 km lagi lewat Cicurug. Tapi jalur yang dilalui ternyata tak semudah yang dibayangkan. Jalan bebatuan menghadang sebelum melintas jalan setapak di bibir perbukitan Cidahu.

"Touring rasa off road, perjalanan menarik dan menantang," kata Budi Riyanto, anggota Nilam Touring.

Pemandangan alam yang indah dengan sawah kecil berpetak petak menyambut kedatangan. Rasa lelah setelah berjalan di jalan setapak berbatu menanjak dan menurun di antara kumpulan pohon pinus yang tinggi menjulang, punterbayar.

Di sela-sela pepohonan pinus, juga bisa melihat lanskap berupa persawahan dan lembah-lembah yang tampak asri dengan nuansa hijau. Kalau haus, bisa langsung minum air dari sungai yang mengalir menuruni lereng. Jangan khawatir, kualitas air di sana dijamin masih murni karena mengalir langsung mata air.

Tak hanya itu. Curug Undak Dua setinggi gedung berlantai 3 ini menambah seru suasana. Selain jernih, air Curug ini juga sangat dingin. Banyak juga yang meyakini bebatuan di dasar air terjun itu bisa membantu mengobati penyakit rematik.
 
Saat malam, cobalah bergeser sedikit ke arah selatan. Di sana akan terlihat gemerlap lampu yang menerangi wilayah kota Sukabumi dan sekitarnya. Luar biasa cantik! Itulah alasan kenapa setiap pengunjung disarankan untuk menginap saat berwisata ke Cidahu.*

 

news
Penulis
Suryansyah