MOTOGP
Rossi dan Marquez Mengenang Juara Dunia 13 Kali yang Wafat
0
06 Agustus 2017 17:25 WIB
Rossi dan Marquez Mengenang Juara Dunia 13 Kali yang Wafat
Angel Nieto bersama Valentino Rossi/foto: istimewa

MADRID – Kejuaraan Dunia Balap Motor kembali kehilangan salah satu sosok pembalap terbaik sepanjang sejarah. Juara dunia 13 kali (tujuh kali 125 cc dan enam kali 50 cc), Angel Nieto  meninggal dunia karena cedera kepala pada Kamis (6/8).

Para pembalap MotoGP seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez pun coba mengenang sosok Nieto. Rossi menceritakan sangat dekat dengan sosok Nieto. Ketika kabar Nieto mengalami kecelakaan, ia bahkan sedang bersama anak sang legenda, Pablo Nieto yang kebetulan berstatus manajer tim yang dimiliki Rossi.

Menurutnya Nieto merupakan sosok berkarisma. Bukan hanya karena pernah menjadi juara dunia 13 kali, tapi juga lantaran memiliki kepribadian yang luar biasa. Kenangan yang tidak bisa dilupakan Rossi dari sosok Nieto terjadi sekitar sepuluh tahun lalu.

Kala itu kedua makan malam bersama. Usai makan malam, Rossi menceritakan dirinya dan Nieto menghabiskan malam dengan berpesta. “Usai berpesta sampai pukul lima pagi, saya merasa sangat lelah dan ingin tidur. Tapi Nieto bilang, ‘Jangan, tetap di sini, kita akan pergi ke tempat lain’,” kata Rossi.

“Kemudian saya langsung berpikir betapa kuatnya fisik Nieto. Padahal usianya saat itu mungkin sekitar 60 tahun,” tambah pembalap juara dunia sembilan kali itu.

Juara dunia MotoGP 2013, 2014, dan 2016 Marquez ternyata juga punya hubungan baik dengan Nieto yang kebetulan sama-sama berasal dari Spanyol. Dia mengaku mulai mengenal sang legenda saat mulai berkarier di Kejuaraan Dunia Balap Motor pada kelas 125 cc tahun 2008.

Nieto bahkan Marquez sebut sebagai legenda balap motor pertama yang ia kenal. Karena kedekatan inilah, keduanya acap kali menghabiskan waktu bersama. Salah satu aktifitas yang paling ia kenang adalah menonton sepak bola bersama di motorhome milik Nieto.

“Dia pendukung Real Madrid, sedangkan saya fan Barcelona!,” Marquez mengenang. “Kami sering bersama, tidak hanya ketika sedang berlomba, tapi juga saat sedang di Madrid. Seperti yang Rossi bilang, sosoknya spesial bukan hanya karena jumlah titel juara dunia yang pernah ia raih, tapi juga lantaran karakternya,” lanjutnya. *

news
Penulis
Hendri Wibowo
'Life is a race and you must ready to race'