news
TOP FEATURE FOOTBALL
Kedatangan Irfan Bachdim ke Sleman Tidak Hanya Membawa Harapan dari Sisi Prestasi, Melainkan Juga Bisnis
14 February 2020 07:55 WIB
berita
Penyerang anyar PSS Sleman Irfan Bachdim (kiri) bersalaman dengan pelatih kiper Listyanto Raharjo (kanan) disaksikan pelatih kepala Eduardo Perez dalam sesi perkenalan Rabu (12/2) lalu/Foto:TopSkor/Sri Nugroho
IRFAN Bachdim sudah tidak lagi berkostum Bali United. Musim 2020 ini, penyerang kelahiran Amsterdam, Belanda, 11 Agustus 1988, itu sudah menjadi amunisi baru PSS Sleman. Irfan diresmikan dan diperkenalkan sebagai pemain skuat Super Elang Jawa Rabu (12/2) lalu di Stadion Maguwoharjo.

Kehadirannya di PSS terbilang mengejutkan. Ini lantaran banyak tim besar Liga 1 yang juga disebut-sebut ingin meminangnya, termasuk Persib Bandung. Hanya saja pada dua momen kesempatan PSS berlatih setelah ia diperkenalkan manajemen, Irfan belum terlihat ikut berlatih.




Baca Juga :
- Jacksen Tiago Lega, Sylvanus Comvalius Kembali Gabung
- Eduardo Perez Ungkap Alasan Mundur dari PSS Sleman




Sore harinya, saat PSS latihan di lapangan Yogyakarta International School (YIS), kakak ipar gelandang Persib, Kim Jeffrey Kurniawan, itu memang hadir. Namun ia tidak mengikuti latihan yang saat itu dipimpin langsung pelatih Eduardo Perez.

Irfan hanya menyaksikan rekan-rekan tim barunya berlatih dari tepi lapangan sambil memegang payung karena memang hujan mengguyur kawasan itu. Adalah I Gede Sukadana yang menjadi pemain pertama yang menyapa Irfan. Keduanya langsung terlibat percakapan akrab.


Baca Juga :
- Manuver Bhayangkara FC demi Menggaet Dukungan Fan
- Hendro Siswanto Sandang Ban Kapten Arema FC 2020


Tentunya Gede bukan sosok asing bagi mantan pemain Consadole Sapporo itu. Keduanya sempat berada dalam satu tim yakni Bali United musim 2017 lalu. Sukadana tampak semangat memberikan penjelasan tentang PSS yang juga klub barunya musim 2020 ini.

“Di sini ada banyak pemain dengan motivasi tinggi dan punya potensi besar. Kekeluargaan di sini sangat kental terasa,” ucap pemain yang akrab disapa Nano ini kepada Irfan. Pada momen kumpul pertama Irfan dengan PSS, pelatih Eduardo Perez juga secara khusus mengumpulkan timnya di pengujung latihan untuk sesi perkenalan.

“Saya ke sini (PSS) karena satu visi dengan pelatih. Di sini juga ada banyak pemain muda dan pekerja keras. Itu yang paling penting,” kata Irfan. Ia berharap musim ini dapat berkontribusi besar di PSS untuk melalui musim 2020 dengan hasil bagus.

Selain Sukadana, ada beberapa pemain lainnya yang juga tampak sudah begitu akrab dengan Irfan. Mulai dari Arthur Irawan hingga Alfonso De La Cruz. Kapten PSS musim 2019 lalu, Bagus Nirwanto, memiliki optimisme tersendiri dengan bergabungnya Irfan.

“Insya Allah datangnya Irfan dapat lebih mendongkrak performa tim secara keseluruhan. Dia pemain bagus dengan pengalaman segudang. Semoga dia dapat cepat beradaptasi dan membawa PSS ke papan atas musim ini,” kata Bagus.

Harapan besar lainnya datang dari sisi bisnis. Ini terkait dengan penjualan merchandise dan jersi resmi PSS, khususnya dengan name tag Irfan Bachdim. Business Development Sembada (apparel PSS), Sirajudin Hasbi mengatakan, kehadiran Irfan langsung disikapi positif oleh Sleman Fans.

“Sudah mulai ada yang menanyakan perihal penjualan jersi musim 2020 dengan name tag Irfan Bachdim yang bernomor punggung 17. Harapan kami tentunya kehadiran Irfan bisa lebih mengatrol sisi marketing PSS. Tidak hanya di kawasan Sleman tapi juga secara lebih luas lagi di level nasional,” kata Hasbi.

Namun demikian, ia menekankan bahwa Sleman Fans tidak hanya silau dengan popularitas seorang pemain. Sisi prestasi sang pemain juga disebutnya menjadi barometer dalam penjualan jersi pemain bersangkutan.

“Musim 2018 lalu, nama besar Cristian Gonzales dan performanya yang luar biasa membuat jersi nomor punggung 10 laris manis. Mudah-mudahan Irfan juga pada jalur yang sama dan mampu mengangkat prestasi PSS di Liga 1,” ucap Hasbi lagi.*Sri Nugroho

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news