news
LIGA TOPSKOR
Player of the Week LHTS U-13 Bandung, Nabil Permana, Pernah Jadi Top Scorer Meski Berposisi Bek
08 February 2020 13:59 WIB
berita
Bek Bionsa Moch Nabil Permana/Foto:TopSkor/Dani Wihara
POSTURNYA tidak menjulang. Tinggi badannya cuma 159 cm. Tapi Moch Nabil Permana, bek tengah Bionsa, taktis menghambat serangan lawan dan piawai memotong alur bola-bola crossing rivalnya. Dan yang istimewa, eksekusi bola matinya jitu.

Dua gol sudah disodorkannya pada Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13 Bandung 2019/20. Gol terakhirnya ke gawang Akademi Persib, lagi-lagi dieksekusi dari tendangan bebas yang menghunjam jaring lawan tanpa bisa dicegah penjaga gawang lawan.




Baca Juga :
- Player of the Week LHTS U-13 Bandung, Aldo Wibowo, Hobi Main Keras dan Andal Cetak Gol dari Bola-bola Mati
- Player of the Week LHTS U-13 Bandung, Fahri Ali Alfarozi (Inspire), Pandai Membaca Permainan Lawan




"Saya memang sering mencetak gol dari bola mati. Bahkan pada Piala USBU 2018, saya jadi top scorer dengan sembilan gol. Makanya, mengeksekusi tendangan bebas jadi pekerjaan utama saya. Padahal posisi saya bek tengah," kata Nabil.

Akurasi dan ketenangan Nabil mengeksekusi bola mati kerap membuatnya jadi sosok penting. Maka itu, torehan gol terakhirnya mengantarkan Nabil jadi Player of the Week pekan ke-11 LHTS Bandung. Gelar yang pantas disematkan lantaran kepiawaiannya memanfaatkan set piece.


Baca Juga :
-
-


"Akhirnya saya kebagian gelar Player of the Week. Itu gelar idaman peserta.  Sungguh, saya enggak menyangka," ujarnya. Melihat sepak terjang peserta LHTS yang impresif, tidak mudah bagi seorang bek tengah muncul sebagai bintang. Umumnya, gelandang dan tukang gedor tim yang muncul ke permukaan.

Tapi Nabil tidak pernah kecil hati untuk memamerkan kemampuan tekniknya. Ia percaya, dalam LHTS semua posisi pemain terpantau. Potensi pemain sangat diperhitungkan dan berpeluang sama, dapat kesempatan jadi Man of the Match atau Player of the Week.

"Inilah menariknya LHTS. Semua pemain dipantau dan diperhitungkan keberadaannya. Itu sebabnya pemain belakang dan kiper pun dapat kesempatan sama untuk meraih penghargaan tersebut," ucapnya.

Fenomena itu memantik emosinya. Dalam setiap laga, fighting spirit-nya selalu menyala. Tidak pernah takut duel dengan pemain lain yang posturnya jauh di atasnya. Terbesit kegembiraan jika sukses mendahului lawan yang lebih jangkung dalam perebutan bola.

"Nikmat jadi bek tengah di situ. Bisa menangi duel udara. Mendahului lawan memotong bola. Bikin mati kutu striker lewat intersep bola-bola panjang, adalah kebahagian yang sulit diungkap dengan kata-kata," ujar Nabil, bangga.

Satu yang pasti, lewat LHTS, Nabil menggantungkan harapan. Namanya masuk bagian inti timnas usia muda dan berlanjut ke timnas senior. Mengikuti jejak para alumni LHTS yang lebih dahulu menghiasi kursi timnas.

"Itu yang akan saya kejar. Mimpi besar itu dimulai dari LHTS yang setiap pekannya menyajikan laga ketat dan persaingan panas. Semoga ada jalan dan rezekinya. Saya tidak putus asa meski jalannya berliku," ucapnya.*Dani Wihara

 

M NABIL PERMANA

Lahir: Bandung 20 Maret 206

Posisi: Bek tengah

Klub: Bionsa

Sekolah: SMPN 1 Cicalengka, Kabupaten Bandung

Orang tua: M Abdul Rahman (ayah)/Ade Lia (ibu)

Pemain idola: Hansamu Yama, Gerrard Pique

Klub idola: Persib, Barcelona

Prestasi:

- Juara dan top scorer (9 gol) Piala USBU 2018

- Juara 1 FJL 2019

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news